Banda Aceh – Provinsi Aceh telah meloloskan delapan cabang olahraga (Cabor) ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XVII 2008 di Kalimnatan Timur (Kaltim). Ke-delapan Cabor tersebut yaitu, sepakbola, balap sepeda, selam, atletik, angkat besi, senam, softball dan karate.
Sekretaris KONI Provinsi Aceh, Drs Nuzuli MS kepada Dirman Daily, Selasa (26/6) mengungkapkan, Aceh menyertakan 31 Cabor mengikuti babak prakualifikasi untuk meraih tiket ke-PON XVII. Aceh telah meloloskan delapan cabang olahraga dengan 56 atlet ke PON XVII di Kaltim.
Nuzuli menjelaskan, sementara ini sudah 11 Cabor selesai ikut Pra PON yaitu sepakbola, balap sepeda, selam, angkat besi, senam, softball, karate, angkat besi, drumband, golf dan atletik. Hanya cabor drum band gagal lolos ke PON dan golf belum ada kabar. Sedangkan cabang atletik masih akan mengikuti Porwil se-Sumatera di Medan Agustus mendatang
“Untuk mendapatkan tiket ke PON , dari 31 cabor itu ada 24 cabang yang melalui ajang Pra PON dan tujuh cabang melalui Pekan Olahraga Wilayah (Porwil) se-Sumatera, Agustus mendatang di Medan,” ungkapnya.
Ia mengungkapkan, tujuh Cabor yang akan dipertandingkan dalam Porwil nanti yaitu, bulu tangkis, catur, silat, renang, basket, takraw dan atletik. “Dalam cabang atletik , sorang atlet Aceh telah lolos PON hasil kejuaraan nasional karena catatan waktu yang diraih telah melampui limit waktu yang ditentukan PB PASI untuk lolos PON. Dalam Porwil nanti, Aceh masih memiliki kesempatan meloloskan atlet atletik ke PON,” katanya,
Sebutnya, para atlet dari 21 cabang olahraga, termasuk atlet atletik saat ini terus menjalani pemusatan latihan daerah (Pelatda) dan bersiap-siap untuk terjun berlaga dalam ajang Pra PON maupun Porwil, yang akan selesai akhir 2007 ini.
“Bahkan dalam penghujung Juni ini, ada dua cabang olahraga yang sedang mengikuti Pra PON di Jakarta yaitu cabang layar, bola voli dan menembak. Kita harapkan dua cabang ini bisa meloloskan atletnya ke PON,” ungkapnya,
Ia mengatakan, persaiapan atlet cabang olahraga menghadapi Pra PON dan Porwil sudah dimulai sejak tahun lalu dalam program pemusatan latihan daerah yang mendapat dukungan dari BRR.
Ia meminta, cabang yang telah lolos PON dapat terus melanjutkan pembinaan secara serius persiapan menghadapi PON. “Meski sudah lolos PON, belum otomatis akan disertakan di PON nanti. KONI akan melakukan verifikasi dan evaluasi peluang dan potensi cabang tersebut meraih medali di multi even nasional empat tahunan itu,” ujarnya.
“Untuk itulah kita berharap kepada pengurus, pembina, pelatih cabang yang telah lolos lebih serius lagi mempersiapkan atletnya. Begitu juga para atlet yang telah lolos PON supaya lebih giat lagi berlatih, berdisiplin tinggi dan menjaga kesehatan,” pintanya.
Kecuali itu, ia mengharapkan, dengan telah lolosnya sejumlah cabang ke PON, atlet dari cabang lainnya yang akan mengikuti Pra PON dan Porwil lebih termotivasi untuk meraih prestasi serupa meraih tiket lolos PON.
“ Atlet-atlet dari 21 cabang olahraga yang akan mengikuti Pra PON saat makin meningkakan aktivitas latihan. Bahkan, untuk memantapkan persiapan, atlet dari 19 cabang olahraga telah melanjutkan pemusatan latihan ke Pulau Jawa yaitu di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Hanya Tekwondo yang masih tetap Pelatda di Banda Aceh dan tinju di Takengon
Ditambahkannya, atlet dari 19 Cabor yang melanjutkan Pelatda di luar Aceh itu juga melakukan ujicoba (try-out) dengan atlet-atlet nasional. “Kita harapkan mereka serius, semangat dan disiplin mengikuti Pelatda di luar Aceh, sehingga nantinya mampu meraih prestasi yang diharapkan,” ujarnya. (sud),
Wednesday, June 27, 2007
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment