Banda Aceh – Dua geuchik dan tiga lurah di Kecamatan Kutaraja mengelukan pelaksanaan program rehabilitasi dan rekontruksi oleh BRR selama ini di wilayah mereka belum sempurna.
Geuchik yang mengeluh yaitu geuchik Gampong Pande, Gampong Jawa, Lurah Keudah dan Lurah Lampaseh Kota. Geuchik dan lurah tersebut mengeluh karena di wilayah mereka masih belum selesai dibangun jalan lorong, parit, bahkan rumah korban tsunami terbengkalai pembangunannya.
“Di Daerah kami jalan belum selesai dibangun, padahal sangat penting bagi warga. Begitu juga parit juga belum juga sempurna dibangun,” kata para kepala gampong dan lurah itu dalam musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat gampong di Kecamatan Kutaraja, Kamis (15/2) kemarin.
Mereka sangat berharap BRR dapat menyelesaikan program pembangunan di yang telah dilakukan, sebelum BRR berakhir 2008 ini di Aceh. Kecuali itu, mereka meminta penyelesaian pembagunan rumah.
Lurah Lampaseh Kota, Aswat menyesalkan, selama keberadaan BRR, sampai hari belum ada satupun insfrastruktur yang selesai dibangun BBR di kelurahannya. Bahkan rumah untuk korban tsunami banyak yang belum selesai dan ditinggalkan terbengkalai.
Lurah Peulanggahan Ramli P meminta penyelesaian pembangunan jalan lorong di gampongnya yang masih belum di aspal, termasuk rumah bantuan BRR yang masih puluhan unit terbengkalai pembangunannya.
Sementara itu, Geuchik Gampong Jawa, Sulaiman dan Geuchik Gampong Pande mengharapakan penyelesaian pembangunan jaringan pipa PDAM, sehingga warganya yang selama ini krisis air bersih bisa mendapatkan distribusi air bersih dari PDAM Tirta Daroy.
Saifil utusan BRR yang hadir dalam Musrenbang tersebut, menyatakan, sesuai perintah pusat akan menyelesaikan secara tuntas semua program kegiatan pembangunan selama ini yang terbengkalai karena ditinggkalkan kontraktor, seperti rumah korban tsunami, jalan dan drainase.
Anggota DPRK Banda Aceh, wilayah pemilihan Kecamatan Kutaraja, Surya Mutiara meminta BRR mengakomodir semua keluhan warga terhadap program rehabilitasi dan rekontruksi yang belum selesai dan terbengkalai selama ini.
“Kita minta program kegiatan rehab rekon harus diselesaikan BRR di Kecamatan Kutaraja paling lambat akhir 2008, saat berakhirnya BRR di Aceh. Dan program prioritas yang diusulkan gampong harus diakomodir Pemerintaha Kota Banda Aceh dalam RAPBK 2008 ,” pinta anggota dewan dari Fraksi PKS ini.
Musrenbang tingkat gampong di Kecamatan Kutaraja tersebut memprioritaskan pembangunan insfrastruktur publik seperti jalan, parit, pengadaan air bersih, pengelolaan sampah dan pemberdayaan ekonomi.(Sudirman Mansyur)
Friday, February 15, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment