*Tak Mampu Segera Diganti
Banda Aceh—Menyikapi kondisi dan gejolak dalam dunia pendidikan yang kurang mengembirakan selama ini, Komisi D DPRK Banda Aceh yang membidangi pendidikan, meminta Walikota Banda Aceh, Ir Mawardy Nurdin segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Drs Ramli Rasyid.
Wakil Ketua Komisi D, Azmi Fajri Usman kepada DD, Senin (18/2) kemarin menyebutkan kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Ramli Rasyid tidak lagi fokus terhadap target peningkatan pendidikan di daerah ini.
Ia mengungkapkan, dari fakta yang ada selama ini banyak muncul permasalahan dan gejolak di sekolah yang mengaitkan siswa, guru dengan kepala sekolah, belum bisa diselesaikan dengan baik.Begitu juga upaya menciptakan pengembangan peningkatan mutu siswa dan spesifikasi sekolah belum terealisasi.
Sebagai contoh, sebutnya, tidak harmonisnya hubungan guru dengan kepala sekolah di beberapa sekolah, misalnya di SMA 8, kepala sekolah kurang harmonis dengan guru, kepala sekolah mengeluarkan delapan siswa , diantaranya dengan alasan merokok disekolah, tanpa pembinaan lebih dulu.
Kecuali itu, katanya, pendidikan pembinaan moral siswa di sekolah terkesan sangat minim, ini masih terjadinya tindakan asusila yang dilakukan oleh siswa di sekolah, seperti yang disebut terjadi di SMA 4 baru-baru ini.
Fajri mengungkapkan, belum lagi program-program di sekolah kejuruan yang belum terealisasi, seperti SMK 4 seharusnya diterapkan program kelautan, namun sampai saat ini belum jalan.
Kegiatan-kegiatan organisasi siswa, sebutnya, juga kurang berjalan di sekolah –sekolah, seperti PMR dan organisasi siswa intera sekolah (Osis) lainnya. Ini suatu kelemahan dalam pembinaan kreativitas siswa.
Begitu juga, tambahnya, Kepala Dinas Pendidikan tidak pernah melakukan evaluasi terhadap kinerja kepala-kepala sekolah, sehingga program meningkatkan proses pembelajaran dan mutu siswa yang menjadi tugas utama kepala sekolah tidak berjalan maksimal.
“Selama ini kepala –kepala sekolah bukan diganti akan tetapi di mutasi dari suatu sekolah ke sekolah lainnya. Yang ada hanya memunculkan oteriternya kepala sekolah,” ujarnya.
Dari permasalahan tersebut, katanya persoalan terus saja beralarut tanpa ada langkah solusi untuk upaya kemajuan pendidikan di Banda Aceh, karena terkesan kepala dinas pendidikan kurang mengakomodir keluhan siswa, guru dan permasalahan yang muncul di sekolah.
Ia menyatakan, dari fakta –fakta tersebut, menandakan kinerja Kepala Dinas Pendidikan Kota Banda Aceh, Ramli Rasyid sangat lemah dan tidak terfokus lagi. Sudah saatnya walikota segera mengevaluasi kinerja kepala dinas tersebut, demi kemajuan pendidikan di Banda Aceh
“Kita minta walikota segera mengevaluasi kinerja Kepala Dinas Pendidikan Ramli Rasyid. Jika tidak mampu melakukan perubahan ke arah yang lebih baik segera diganti. Rekrut saja pejabat baru melalui fit and propertes (uji kelayakan dan kepatutan),” tegasnya.(Sudirman Mansyur)
Monday, February 18, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment